Daihatsu Rocky Akhirnya Resmi Diluncurkan di Indonesia, Segini Target Penjualan Perbulannya

Daihatsu Rocky Akhirnya Resmi Diluncurkan di Indonesia, Segini Target Penjualan Perbulannya

Daihatsu Rocky Akhirnya Resmi Diluncurkan di Indonesia, Segini Target Penjualan Perbulannya

Setelah penantian panjang, Daihatsu Rocky 1.0L akhirnya resmi diluncurkan di Indonesia pada Jum’at, (30/4/2021) siang tadi.

Oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rocky dirancang untuk menjawab permintaan SUV yang semakin berkembang di seluruh dunia termasuk di pasar roda empat Tanah Air.

Daihatsu Rocky 1.0L memiliki target penjualan sebanyak 500 unit per bulan, angka yang bisa dibilang cukup konservatif untuk pabrikan sekaliber ADM.

Namun, Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengungkapkan angka tersebut diambil berdasarkan tiga pertimbangan.

Baca Juga: Seperti Jepang, Daihatsu Rocky di Indonesia Juga Dilengkapi Advanced Safety Assist

“Pertama adalah bagaimanapun juga, kita masih berada di dalam situasi pandemi yang mengakibatkan perlambatan ekonomi,” ujar Hendrayadi dalam acara peluncuran yang dilakukan secara virtual, Jum’at (31/4/2021).

Hal yang kedua adalah adanya insentif berupa relaksasi PPnBM dari pemerintah, yang dinilai memang mendorong daya beli masyarakat Indonesia dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sedangkan hal yang terakhir yang menjadi pertimbangan adalah kapasitas produksi yang dimiliki ADM saat ini 

“Dengan memperhatikan tiga hal tersebut, kami pun mencanangkan target penjualan untuk Daihatsu Rocky 1.0L sebanyak 500 unit per bulan,” ujar pria yang akrab disapa Hendra itu. 

Baca Juga: Permintaan Mobil Melonjak, Daihatsu Lakukan Special Action 3P

“Kami berharap ada perubahan sehingga nantinya bisa lebih tinggi lagi, tapi untuk saat ini, target kami adalah 500 unit per bulan,” tambahnya.

Sebagai informasi, Daihatsu Rocky 1.0L dibekali mesin 11KR-VET 998 cc 3 silinder turbo, dengan tenaga maksimal 98 dk dan torsi 149 Nm yang disandingkan dengan transmisi otomatis Dual Mode CVT (D-CVT) atau manual 5 percepatan.

Daihatsu Rocky 1.0L sendiri ditawarkan dalam 5 varian yaitu 1.0 R TC CVT ASA seharga Rp 236,1 juta, 1.0 R TC CVT ADS seharga Rp 235,4 juta, 1.0 R TC CVT seharga Rp 227,4 juta, 1.0 R TC MT ADS seharga 222,2 juta, dan 1.0 R TC MT seharga Rp 214,2 juta

Perlu dicatat, seluruh angka yang disebutkan di atas diambil dari website resmi Daihatsu dan merupakan harga OTR DKI Jakarta, sudah termasuk keringanan PPnBM 100 persen, dan dapat berubah sewaktu-waktu.

sumber ; gridoto

 
Seperti Jepang, Daihatsu Rocky di Indonesia Juga Dilengkapi Advanced Safety Assist

Seperti Jepang, Daihatsu Rocky di Indonesia Juga Dilengkapi Advanced Safety Assist

Seperti Jepang, Daihatsu Rocky di Indonesia Juga Dilengkapi Advanced Safety Assist

 

Daihatsu Rocky akhirnya resmi dipasarkan di Indonesia. Adik Daihatsu Terios ini telah dilengkapi fitur keselamatan aktif terbaru yang diberi nama Advanced Safety Assist (ASA).

Dengan harga start Rp 200 jutaan diikuti diskon PPnBM nol persen untuk Mei 2021 ini, Rocky memiliki fitur-fitur seperti pemberi informasi akan obyek berbahaya di sekitar mobil.

 

Namun harus dimaklumi bahwa urusan fitur ini berbeda di setiap negara karena memang disesuaikan dengan target pasar.

“Terkait fitur disesuaikan dengan target customer yang ada,” ujar Head of Marketing Product Planning Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosadi.

Ia lalu menjelaskan fitur-fitur ASA untuk Rocky di Indonesia, yakni Pre Collision Warning, Pre Collision Braking, Pedal Misoperation Control, Front Departure Alert, Lane Departure Warning, dan Lane Departure Prevention.

Fungsi ASA

Keenam fitur ini memang tidak sebanyak fitur yang ada untuk Rocky Jepang dan Malaysia. Terlebih lagi, dengan harga Rp 200 jutaan, fitur ini sejatinya biasanya hanya ada di mobil mewah atau mobil mahal.

“ASA itu kan fitur terkini. Jepang, Indonesia, Malaysia sudah menggunakan. Di Indonesia ada varian Rocky yang sudah dilengkapi ASA. Untuk pasar Jepang-Malaysia ada 12 fungsi. Indonesia ada 6 fitur unggulan,” lanjutnya.

Jadi, kata Anjar, fitur keselamatan ini bisa memberikan rasa aman berkendara bagi customer Indonesia.

“ASA bisa mendeteksi obyek di sekitar mobil, peringatan ataupun kontrol terhadap kemungkinan bahaya,” tambahnya.

Sumber: Otosia.com

 

Permintaan Mobil Melonjak, Daihatsu Lakukan Special Action 3P

Permintaan Mobil Melonjak, Daihatsu Lakukan Special Action 3P

Pemerintah telah mengimplementasikan program relaksasi pajak (PPnBM) secara bertahap dimulai pada Maret 2021 dalam rangka memberikan stimulus untuk pasar otomotif di Indonesia. Dukungan ini memberikan dampak positif kepada pasar otomotif dan juga produsen kendaraan, khususnya Daihatsu. 

Pasar otomotif nasional pada Maret 2021 mengalami peningkatan volume retail sales menjadi sekitar 77 ribu unit, atau naik sebesar 65% dibandingkan bulan Februari 2021. Demikian juga dengan Daihatsu, pada periode yang sama, mengalami penjualan tertinggi sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, yakni sekitar 12 ribu unit, atau naik sekitar 47% dibandingkan Februari 2021.

Pada sisi whole sales, secara nasional juga mengalami peningkatan volume menjadi sekitar 84 ribu unit, atau naik sebesar 73% dibandingkan bulan Februari 2021.  Hal serupa juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami peningkatan dengan volume menjadi sekitar 16 ribu unit, naik sekitar 78% dibandingkan bulan lalu. 

Penjualan mobil Daihatsu mengalami lonjakan drastis hingga 200% atau 2 kali lipat, khususnya pada model mobil Daihatsu yang menikmati relaksasi pajak pada Maret 2021. Sementara itu, dukungan supplier Daihatsu hanya tersedia 20% dari demand yang ada. Sehingga, untuk dapat terus memenuhi kenaikan demand ini, Daihatsu berupaya memaksimalkan supply dengan Special Action Daihatsu, yaitu 3P (People, Production facility, Part Control).

Hasilnya, melalui implementasi 3P tersebut dapat meningkatkan dan mempercepat produksi Daihatsu. Hal ini dibuktikan dengan capaian tact time yang lebih singkat menjadi 1,9 menit, dari sebelumnya yang membutuhkan waktu 3,1 menit untuk memproduksi sebuah mobil, serta kapasitas unit yang mampu diproduksi dalam 1 tahun naik menjadi 460 ribu unit, dari yang sebelumnya sebanyak 330 ribu unit.

“Daihatsu berharap, melalui upaya dan implementasi 3P ini dapat meningkatkan supply agar lebih memaksimalkan produksi agar dapat memenuhi permintaan pelanggan”, ujar Stephanus Surya, Planning and Control Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM)

Sumber : daihatsu.co.id

error: Content is protected !!